Rekoleksi Para Legawer

Mungkin sedikit aneh tentang munculnya istilah LEGAWER. Hehehe..... memang iya sih. Ini julukan bagi kami yang menjadi anggota Legawa Coffee Club yang sangat menjunjung tinggi "Kopi Cita Rasa Nusantara". Sebenarnya tidak hanya kami yang dipanggil para legawer atau legawers ini, sebab bagi yang menjadi member / pelanggan tetap kami di Legawa Coffee Cafe juga adalah legawer.

So, kami akan mengadakan rekoleksi atau pembinaan bagi para legawer ini. Hanya saja tanggal dan harinya belum ditentukan. Sempat juga direncanakan tanggal 2 Agustus 2015 yang lalu, tetapi rupanya kami belum siap.

Mohon dukungannya ya... semoga rencana rekoleksi kami sungguh terlaksana. Oh iya lupa, rekoleksi itu khusus legawers yang katolik, kalo pertemuan lainnya buat temen-temen non-katolik mungkin perlu dipikirkan juga, misalnya main musik bareng, atau rekreasi bareng ke pantai, atau bersama-sama tanam pohon di lahan publik yang gundul, atau aksi sosial kemasyarakatan yang lain.

Ok, gitu dulu....
Jangan lupa mampir di cafe kami.

Manfaat Kopi

Berikut tulisan yang diambil dari:
https://plus.google.com/106787524340421971611/posts

Semua tentunya sudah tau apa itu kopi? Yups, kopi yang digemari oleh
jutaan umat manusia ini ternmyata memiliki manfaat yang cukup menarik
bagi kesehatan. Tidak tanggung-tanggung ternyata kopi yang nikmat itu
memiliki begitu banyak manfaaat sala satu diantaranya:

1. Mencegah penyakit saraf.
Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit
Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan
mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan
kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan
dengan Alzheimer.

Kopi Jawa di Legawa Coffee Cafe

Kopi JawaKopi Jawa – Pada tahun 1696 Walikota Amsterdam Nicholas Witsenmemerintahkan komandan VOC di Pantai Malabar, Adrian van Ommenuntuk membawa bibit kopi ke Batavia atau sekarang yang disebut JAKARTA. Bibit kopi tersebut diujicoba pertama di lahan pribadi Gubernur-Jendral VOC Willem van Outhoorn di kawasan yang  sekarang dikenal sebagai Pondok Kopi, Jakarta Timur. Panenan pertamakopi Jawa, hasil perkebunan di pondok kopi langsung kirim ke Hortus Botanicus Amsterdam. 

LAMPU dan KABEL listrik Warung telah Dicuri

  

Setelah beberapa hari, para Tim Legawa berlibur dengan tidak membuka warung oleh sebab merayakan TRIHARI PASKAH. Warung memang menjadi terlihat sepi. Tetapi, rupanya menjadi semakin sepi, karena lampu dan kabel yang berada di bawah kanopi itu telah lenyap. Dan Mas Yoyo sebagai ketua tim memberikan informasi baru hari ini (07 April 2015, pkl.18.00) sebelum bersama Mas Puput (Wakil Tim) pergi mengunjungi Mas Sanca sebagai Sie. Perwarungan di Magetan Raya.

"Wow...... rupanya lampu itu diminati. Puji Tuhan kalau memang berguna dan dapat digunakan oleh Saudara Pencuri kita.", demikian Romo Kris, OCarm berceloteh setelah mendengar informasi tersebut. 

Tetapi, dengan peristiwa ini, Tim Legawa semakin getol dalam berdoa. Terlebih dalam bekerja dan berdoa. Sebab berdoa, terutama, menjadi kekuatan yang melebihi dari apa pun juga. Dan semoga dengan peristiwa ini, kebaikan, perhatian dan kasih semakin nyata di Legawa Coffee bagi para pengunjunnya. Sebab, memang kami berharap, dengan kualitas kopi nomor satu tetapi harga yang terjangkau, banyak masyarakat menikmati kopi dari berbagai daerah di Nusantara tercinta.

Tentunya, kami masih perlu membeli dan memasang lagi kabel dan lampunya. Hehehe...... kalau perlu kami akan menyediakan wedang kopi khusus untuk pencurinya. Tis.tis. gratis....wkwkwkwk.....! 

Di Ruko Sederhana di Sudut Kota Malang


Demikianlah harapan kami. Di mana kami berusaha menyediakan aneka kopi nusantara dengan harga terjangkau per gelasnya. Ciri khas seduh kopi adalah dengan cangkir, tapi di sini dengan gelas. Lebih besar, mantap, dan nikmat. 

Aneka kopi nusantara dengan kualitas terbaik sekalipun jika tidak dilakukan penyeduhan oleh yang berpengalaman tentu rasanya juga berbeda. Kopi favorit di Legawa Coffee ini adalah kopi Jember, Kopi Lampung dan Kopi Sidikalang, di samping juga kopi Flores dan Kopi Toraja.

Ruko dibuka kembali setelah 2 Jejaka Legawa Coffee, Puput dan Yoyo ke Magetan merayakan Paskah, kembali bersama Master off Seduh, ia dijemput oleh travel kesayangannya. Mas Sanca, itulah namanya, ia sangat terkenal di Legawa Coffee karena caranya dalam menyeduh kopi dan keramahannya dalam menyambut para tamu di warung itu. 

Disertai hiburan Televisi 32" Legawa Coffee ruko sederhana itu menjadi semakin semarak. Rencanya juga akan segera memberi layanan TV Cable UseeTv bagi para tamunya. Hal ini supaya lebih bisa mengakrabkan para tamu yang berkunjung. Menonton bareng kalau ada pertandingan sepakbola pun dapat dilakukan bila nantinya sudah ada TV Cable itu, sebab LCD bisa dipasang dan layar lebar pun  dapat dinikmati sembari nyeruput kopi Jember. 

Rupanya, akses internet di Legawa Coffee sudah meningkat, dari hanya 1 Mbps sekaran sudah menjadi 3 Mbps. Wow..... mantap bro. Bagi para mahasiswa, juga adik-adik SMA yang mau nongkrong sambil belajar dan mendapatkaan akses internet gratis, silakan kunjungi Legawa Coffee. Tetapi, nih.... kalo mau ketemu dengan idola kalian Mas Puput dan Mas Yoyo juga Kak Veva, Kak Mega, dan yang lainnya, perlu janjian dulu..... hehehe.... Okey..... !

Aneka Kopi Nusantara, semoga makin terwujud di Legawa Coffee, hingga makin banyak orang bisa merasakan kopi di nusantara ini. 


Category: 0 komentar